Sila
sila menerka
lihat yang kasat mata
dan engkau bebas mengata
jangan gusar
delusi tak perlu dihajar
alamiah nan sangatlah wajar
tak perlu mengerang
meski kerap bertolak belakang
berbicara yang tak ada
membuatmu benci logika
sila menerka
yang ada
jangan mengada-ada
Komentar
Posting Komentar